Berita Pembaharuan

Live News

28.3°C
  • Sumbawa
March 17, 2026
Follow Us:

BeritaPembaharuan.com

Kontak:

space-iklan-top

BeritaPembaharuan.com

Kontak:

Berita PembaharuanNewsNewsIda Fitria Membuka Rapat Koordinasi Kegiatan DAK Non Fisik Pengembangan Desa B2SA

Ida Fitria Membuka Rapat Koordinasi Kegiatan DAK Non Fisik Pengembangan Desa B2SA

SUMBAWA – Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., membuka Rapat Koordinasi Kegiatan DAK Non Fisik Pengembangan Desa B2SA Tahun 2025, di ruang rapat lantai 3 Kabupaten Sumbawa, Senin, (8/9/2025). Hadir juga Kepala Bidang Keamanan dan Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa, Nur Isna Sitoresmi, S.Sos., M.Si., OPD terkait, serta sejumlah ibu PKK sejumlah Kecamatan se- Kabupaten Sumbawa.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, menyatakan bahwa pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan keluarga dan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera melalui pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Persoalan gizi masih menjadi tantangan besar di negeri ini, termasuk di kabupaten sumbawa, Ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, menegaskan bahwa PKK Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam pengembangan desa B2SA. PKK Kabupaten Sumbawa siap turun langsung mendampingi kelompok-kelompok desa, memberikan edukasi, dan menggerakkan kader PKK di tingkat kecamatan maupun desa untuk menjadi motor perubahan. Perubahan pola konsumsi bukan hanya soal ketersediaan pangan, tetapi juga soal edukasi dan keteladanan. harapan nya, dari pertemuan koordinasi ini akan lahir kesepahaman, sinergi, dan langkah nyata, jangan hanya berhenti di ruang rapat. Tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keamanan dan Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa menjelaskan bahwa Program Pengembangan Desa B2SA ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mencegah stunting, kelaparan, dan meningkatkan ketahanan pangan yang dimulai dari keluarga. Kegiatan ini, untuk mendorong masyarakat untuk menerapkan pola konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman. Hal ini untuk mewujudkan Sumber daya manusia yang aktif, sehat dan produktif. Untuk melatih masyarakat dalam mengolah pangan yang B2SA dengan memanfaatkan potensi pangan murah untuk meningkatkan keterampilan dalam mengolah pangan. Serta, meningkatkan akses masyarakat dalam pemenuhan pangan dan gizi keluarga melalui pemanfaatkan pekarangan, Jelasnya.

Share:
Tags:

Berita Terkait