SUMBAWA -Pemda Sumbawa melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa dalam tahun anggaran 2025 ini melaksanakan pengadaan bibit ternak dengan menyerap bantuan APBD tahun 2025, baik itu dalam menunjang program pokok pikiran (Pokir) aspirasi sejumlah Anggota DPRD Sumbawa maupun Direktif mencapai sekitar Rp 9.578.850.000 ( Rp 9,5 Miliar lebih), sejauh ini berjalan On The Track, dimana untuk pengadaan bibit ternak sapi yang mendapat pengawalan dan pengamanan dari Kejaksaan ini, telah dinyatakan tuntas dan selesai 100 persen, ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sumbawa melalui Kabid Perbibitan Ternak dan Pakan Abdul Halim SPt dalam keterangan Persnya, Kamis (09/10/2025).
Dijelaskan, Dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan hingga Senin pekan lalu, terkait dengan pelaksanaan pengadaan bibit ternak sapi oleh rekanan penyedia, alhamdulillah telah terealisasi pengadaan bibit sapi 100 Cm sebanyak total 584 ekor yang dilakukan secara bertahap telah dinyatakan tuntas dan selesai 100 persen.
“Seluruh proses pengadaan bibit ternak sapi dan penyalurannya kepada 65 kelompok tani ternak penerima manfaat telah tuntas disalurkan dan diterima dengan baik, sementara untuk pengadaan bibit ternak kerbau dan kuda progresnya sudah diatas 50% dan kini tengah dalam proses bagi penyelesaiannya,” tukas Abdul Halim.
Pengadaan bibit ternak 2025 ini khususnya bagi bibit ternak sapi sambung Kasi Datun Kejari Sumbawa I Made Heri Permana SH MH dalam keterangan Persnya Kamis (09/10/2025), memang masuk dalam Pengamanan Proyek Strategis (PPS) khususnya bibit sapi itu juga masuk dalam Proyek Strategis Daerah (PSD), sehingga sesuai dengan permohonan (MoU), tim dari Datun dan Intelijen sejauh ini telah turun melakukan kegiatan action lapangan bersama tim teknis dalam rangka melakukan pengamanan dan pengawalan terkait dengan proses penyaluran (distribusi) bibit ternak dimaksud kepada puluhan kelompok tani ternak penerima manfaat.
Dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan hingga pekan kemarin, oleh rekanan kontraktor pelaksana pengadaan bibit ternak sapi telah berhasil menuntaskan dan menyelesaikan pengadaannya 100 % hingga pendistribusiannya kepada kelompok tani ternak, ujarnya.
“Oleh karena itu, kami dari tim pendampingan hukum menyampaikan apresiasi atas kinerja yang ditunjukkan dalam menuntaskan proses pengadaan bibit ternak sapi tahun 2025 tersebut, dan tentu kita berharap kepada kelompok tani ternak penerima manfaat agar bibit ternak yang diterima itu dapat dipelihara dan dikembangkan lebih baik kedepan,” pungkas Bli Heri akrab disapa.


