MATARAM,beritapembaharuan.com-11 November 2025 – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peningkatan Pengawasan Ketenagakerjaan pada Perusahaan Strategis Nasional untuk Mewujudkan NTB Makmur Mendunia” di The Jayakarta Hotel, Mataram, pada Selasa (11/11).
Kegiatan ini dihadiri oleh 50 perusahaan kategori besar yang beroperasi di NTB. Dalam laporan Ketua Panitia Penyelenggara, M. Akhwan, ST., MM, disampaikan bahwa para perwakilan perusahaan menunjukkan komitmennya melalui penandatanganan perjanjian kerja sama guna mendukung program Pemerintah Provinsi NTB, khususnya dalam mewujudkan visi NTB Tangkas dan Trampil melalui penguatan Skill Center.
Plt. Kepala Disnakertrans Provinsi NTB, Muslim, ST., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya peran sektor swasta dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen sektor privat dalam mendukung pembangunan ketenagakerjaan yang berkeadilan dan berdaya saing. Sinergi pemerintah dan dunia usaha sangat penting untuk memastikan tenaga kerja di NTB memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Muslim.
Sebagai narasumber utama, hadir Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan, Ditjen Binwasnaker dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan RI, Renaldy Umar, SH., MH. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan pengawasan ketenagakerjaan di perusahaan strategis nasional untuk memastikan penerapan norma kerja yang baik, perlindungan pekerja, serta peningkatan produktivitas nasional.
FGD ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menuju NTB yang makmur dan mendunia melalui tenaga kerja yang tangkas, trampil, dan kompetitif.


