SUMBAWA,beritapembaharuan (23 Februari 2026)- Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai menata fondasi ekonomi yang lebih kuat, tidak hanya menjual bahan mentah, tapi mengolah potensi lokal jadi sumber kesejahteraan. Industri Ayam Terintegrasi – Serading
Pembangunan tahap awal sudah berjalan dengan nilai investasi ± Rp1,3 triliun. Ini membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sentra Akuakultur Udang – Moyo Utara
Disiapkan bersama mitra swasta dan diusulkan sebagai Proyek Strategis Nasional, dengan potensi investasi ± Rp2,1 triliun. Sumbawa bersiap jadi pemain penting perikanan budidaya nasional.
Industri Garam – Plampang–Empang
Dengan luasan ± 10.000 hektare dan potensi investasi ± Rp2,5 triliun, kawasan ini dipersiapkan lewat koordinasi lintas daerah dan provinsi untuk mengangkat nilai garam rakyat.
Petani Dilindungi, Pangan Dijaga
Pemda membentuk Satgas pengamanan benih & pupuk, serta stabilisasi harga gabah dan jagung.
Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida juga dibentuk untuk memastikan distribusi adil dan tepat sasaran.
Semua langkah ini menunjukkan keberpihakan nyata pada petani dan produsen lokal, sekaligus menegaskan arah pembangunan: ekonomi Sumbawa yang kuat, mandiri, dan bernilai tambah.


