Oleh : Hermansyah Idris
Sejak Dilantik Presiden di istana negara 20 februari 2025 lalu. Bupati dan Wakik Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot,MP dan Drs. Mohammad Ansori langsung melakukan terobosan – terobosan di pusat. Bahkan sebelum dirinya dilantik Bupati Sumbawa tersebut membuat profosal ke sejumlah kementerian. Hal tersebut ia lakukan untuk membawa kabupaten Sumbawa “Berlari Kencang” dari 10 Kabupaten/ kota di NTB.
Pasangan yang dikenal Jarot- Ansori ini adalah pasangan paling getol melakukan loby dan jemput bola di pusat. Hasil dari loby dan jemput bola tersebut saat ini mulai dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Misalnya pembangunan ruas jalan di Kecamatan Batulanteh yakni ruas jalan batudulang tepal dan pembangunan ruas jalan lenangguar teladan. Selain itu juga Jarot- Ansori berhasil melobi pusat untuk program unggas di Desa Serading senilai Rp 1,3 Triliun. Dan program ini akan berjalan sekitar 10 tahun. Bahkan salah satu tokoh NTB menyebutkan Sejak dilantik Bupati Sumbawa, H. Jarot paling getol mencari anggaran ke pusat.
“H. Jarot adalah Bupati paling rajin gedor anggaran ke pusat,”ucap tokoh NTB Nurdin Raba.
Memang penulis mengakui dalam 1 tahun pemerintahan Jarot – Ansori ini masih banyak yang harus diperbaiki dan dibangun. Namun, untuk itu pemerintahan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Agar tidak menjadi informasi yang keliru (hoaks) di tengah masyarakat, oleh karena itu mari kita bedah realisasi 12 Program Unggulan (PU) Jarot-Ansori di tahun 2025 berdasarkan data dan bukti resmi, bukan sekadar opini.
Progran Unggulan 01 : Membangun Penampungan Air Hujan, Cek Dam dan Sumur Bor Sebagai Sumber Irigasi Pertanian
Realisasi: Telah terealisasi. Melalui Dinas Pertanian dan Dinas PUPR, telah digelontorkan anggaran lebih dari Rp 16,8 Miliar. Fisiknya sudah ada dan diserahkan ke petani: 24 unit Dam Parit/Check Dam, irigasi perpipaan sepanjang 5,8 km, 27 unit Jaringan Irigasi Usaha Tani, 91 unit sumur dangkal, 54 unit sumur bor, serta embung dan kantong air.
Program Unggulan 02 : Meningkatkan Pendapatan Daerah Hingga 50 Persen
Realisasi: Sesuai Target. Target 50% adalah target akumulasi selama 5 tahun jabatan (rata-rata naik 10% per tahun). Pada tahun 2025, Pendapatan Daerah berhasil naik sebesar 11,13%, dari Rp 2,10 Triliun menjadi Rp 2,34 Triliun. Target tahunan sudah terlampaui.
Program Unggulan 03 : Peningkatan Jaringan Jalan Mantap Hingga 80 Persen
Realisasi: Sedang Berjalan. Saat ini tingkat kemantapan jalan sudah naik menjadi 50%. Pemda mengalokasikan Rp 23 Miliar dari APBD murni untuk rekonstruksi jalan. Selain itu, tahun 2026 ini mulai dikerjakan Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Batu Dulang-Tepal sepanjang 26 km dengan ditariknya anggaran pusat sebesar Rp 89 Miliar.
Program Unggulan 04 : Menciptakan Tenaga Kerja Unggul dan Mandiri
Realisasi: Melalui BLK Disnakertrans, 122 pemuda Sumbawa telah dilatih dan mendapatkan sertifikat kompetensi (bidang alat berat, las, barista, tata boga, desain grafis, dan kelistrikan). Mereka disiapkan langsung untuk dunia kerja.(Bersambung)


