Berita Pembaharuan

Live News

28.3°C
  • Sumbawa
April 19, 2026
Follow Us:

BeritaPembaharuan.com

Kontak:

space-iklan-top

BeritaPembaharuan.com

Kontak:

Berita PembaharuanNewsKeagamaanSilaturahmi Hangat Wabup Sumbawa Bersama FKSPP: Pesantren Adalah Benteng ‘Takit ke Nene, Kengila Boat Lenge’.

Silaturahmi Hangat Wabup Sumbawa Bersama FKSPP: Pesantren Adalah Benteng ‘Takit ke Nene, Kengila Boat Lenge’.

SUMBAWA, Beritapembaharuan – Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Pendopo Wakil Bupati Sumbawa pada Selasa malam (17/03/2026). Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menggelar pertemuan silaturahmi bersama para pimpinan pondok pesantren yang tergabung dalam Forum Kerjasama Pondok Pesantren (FKSPP) Se-Kabupaten Sumbawa.

Acara yang dimulai pukul 21.00 WITA usai shalat Tarawih ini diawali dengan laporan dari Ketua Umum FKSPP Kabupaten Sumbawa, DG. H. Syamsul Ramadhan M.Ib. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan Islam di “Tana Samawa”.

Dalam sambutannya, Wabup Drs.H. Mohammad Anshori memberikan penekanan khusus pada peran moral pesantren sebagai penjaga jati diri tau Samawa. Beliau menegaskan bahwa pesantren adalah institusi yang paling depan dalam menjaga nilai luhur daerah.
“Pesantren adalah benteng utama yang memegang teguh prinsip ‘Takit ke Nene, Kengila Boat Lenge’ (Takut kepada Allah, Malu berbuat buruk). Falsafah inilah yang menjadi filter dan penjaga moral generasi kita agar tetap religius dan beradab,” tegas Wabup.

Memasuki sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, muncul sejumlah aspirasi penting dari para pimpinan pesantren, di antaranya:

Perda Pesantren: Harapan agar Pemerintah Daerah dan DPRD segera membahas Peraturan Daerah (Perda) tentang Pesantren sebagai turunan dari UU No. 18 Tahun 2019.

Dukungan Beasiswa: Usulan agar Pemda memberikan dukungan nyata melalui program beasiswa khusus bagi para santri berprestasi.

Infrastruktur & Pemberdayaan: Harapan akan adanya dukungan sarana prasarana fisik serta program pemberdayaan ekonomi di lingkungan pondok pesantren.

Menanggapi usulan tersebut, Wabup berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi para kiai demi kemajuan pendidikan keagamaan di Kabupaten Sumbawa.

Sinergi ini diharapkan dapat memastikan pesantren semakin mandiri dan berdaya saing.

Pertemuan yang penuh keakraban ini ditutup dengan makan malam bersama. Hidangan Soto Madura yang dinikmati bersama menambah hangat suasana diskusi santai antara pimpinan daerah dan para pengasuh pondok pesantren hingga akhir acara.

Share:
Tags:

Berita Terkait