SUMBAWA,beritapembaharuan (22 Maret 2026)— Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kampung Sawo, Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, pada dini hari tadi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita itu menghanguskan sedikitnya 28 unit rumah dan merenggut nyawa satu orang petugas pemadam kebakaran yang sedang bertugas.
Kebakaran pertama kali muncul dari rumah milik H. M. Nur. Berdasarkan informasi sementara dari warga dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), api diduga berasal dari sumber yang tidak disengaja, seperti puntung rokok yang belum padam atau obat nyamuk yang masih menyala. Kepulan asap dan jilatan api dengan cepat membesar mengingat kondisi permukiman yang padat dan sebagian besar bangunan terbuat dari material kayu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si, membenarkan kejadian tersebut. “Kami menerima laporan sekitar pukul 02.10 Wita dan langsung mengerahkan tiga unit armada pemadam ke lokasi. Namun, kendala akses jalan yang sempit dan minimnya sumber air menjadi tantangan berat di lapangan,” ujarnya.
Dalam proses pemadaman, insiden tragis menimpa salah satu personel. Petugas bernama M. Solikin dinyatakan meninggal dunia diduga akibat tersengat arus listrik saat berupaya menjinakkan api di tengah lokasi yang masih dialiri aliran listrik. Jenazah korban saat ini telah dibawa ke Puskesmas Alas untuk dilakukan identifikasi dan visum.
“Kami kehilangan pahlawan. Almarhum M. Solikin gugur dalam tugas mulia. Kami tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan PLN untuk memastikan keamanan listrik di lokasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah H. Sahabuddin dengan nada duka.
Selain korban jiwa dari kalangan petugas, bencana ini juga menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal. Berikut daftar sementara nama pemilik rumah yang terbakar:
Asistari, Hamzah Tifa, Hamzah Naf, Haji M. Nur, Hasbulah, Ahmad Seleha, Haji Dar Ahmad, Tabrin, Masrikuling, Adi Rahma, Hamid, M. Saen, Hadijah A. Rahman, Amhad Asan, Nurhayati Remo, Samsul Rahma, M. Ali Saleha, Salma, Hendro, Doari Adam, Ardes, M. Saleh Taram, Junaidi, Iyah Haji Safar, Sakariah Haji M. Son, Atil, Ismail, dan Hasan Esah.
Tim gabungan dari Damkartan, BPBD, TNI, Polri, serta relawan warga masih terus melakukan pendinginan dan evakuasi puing-puing bangunan. Pemerintah Desa Kalimango telah mendirikan posko darurat dan dapur umum bagi para pengungsi yang saat ini tersebar di rumah-rumah kerabat serta balai desa.
Hingga berita ini diturunkan, api telah berhasil dipadamkan. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib, sementara kerugian materi diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran di musim kemarau, terutama dengan memastikan kompor, listrik, dan sumber api lainnya dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah atau saat hendak tidur.


