Berita Pembaharuan

Live News

28.3°C
  • Sumbawa
April 23, 2026
Follow Us:

BeritaPembaharuan.com

Kontak:

space-iklan-top

BeritaPembaharuan.com

Kontak:

Berita PembaharuanNewsPemerintahanBUKA FGD PROGRAM AGROFORESTRI FAPE-PS, BUPATI AJAK PERKUAT SINERGI PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN

BUKA FGD PROGRAM AGROFORESTRI FAPE-PS, BUPATI AJAK PERKUAT SINERGI PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN

SUMBAWA,beritapembaharuan ( 09 April 2026) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., membuka secara resmi acara Focus Group Discussion (FGD), Program Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS). Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, serta OPD dan Pihak Terkait, di Ruang Rapat Hotel Transit, Sumbawa, Kamis(09/04/2026).

Bupati Sumbawa menyampaikan, kegiatan ini menjadi penting sebagai wadah awal dalam menyatukan dan sinkronisasi kebijakan Pemerintah Daerah, Provinsi hingga Pusat, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengelolaan Perhutanan secara berkelanjutan. Mulai dari Apa yang menjadi kebijakan pemerintah Kabupaten Sumbawa, seperti pencegahan ilegal logging hingga penanaman kembali melalui program “Sumbawa Hijau Lestari”. Kebijakan-kebijakan ini perlu penguatan dan kolaborasi serta kontribusi dari berbagai pihak untuk terus memastikan seluruh kebijakan ini semakin sukses, dan juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup. Ini diharapkan akan menjadikan Kabupaten Sumbawa sebagai role model terutama dalam sinkronisasi program Agroforestri, jelasnya.

Selain melalui program-program tersebut, Bupati Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga bumi Sumbawa. Hal ini ditunjukkan dengan dikeluarkannya Surat Edaran yang melarang keras penanaman jagung di Kawasan Hutan, Perhutanan Sosial, dan Tanah Negara. Ini mengingat dampak buruk yang terjadi akibat penggundulan hutan dan gunung. Mulai dari sedimentasi, hingga pengurangan jumlah mata air.

“Jika gunung yang berada di atas bendungan beringin sila terus terusan dibiarkan gundul, maka akan terjadi penumpukan sedimen (sedimentasi) di bendungan”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak untuk terus bersama-sama dalam kolaborasi program, sehingga sekecil apapun yang dilakukan pasti berhasil dan berkelanjutan, pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen dari berbagai pihak, baik secara nasional, Kabupaten Sumbawa mampu menjadi contoh dalam pengelolaan hutan dan lingkungan hidup. Ini merupakan sebuah langkah nyata menuju Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera.

Share:
Tags:

Berita Terkait