Berita Pembaharuan

Live News

28.3°C
  • Sumbawa
October 5, 2026
Follow Us:

BeritaPembaharuan.com

Kontak:

space-iklan-top

BeritaPembaharuan.com

Kontak:

Berita PembaharuanNewsPemerintahanMENUJU JKPI 2028, ISTANA DALAM LOKA DIREVITALISASI

MENUJU JKPI 2028, ISTANA DALAM LOKA DIREVITALISASI

JAKARTA,beritapembaharuan (1 Oktober 2026)- Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., membahas upaya penguatan pelestarian Istana Dalam Loka sebagai bagian dari persiapan Kabupaten Sumbawa menghadapi penyelenggaraan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2028.

Pembahasan itu berlangsung dalam pertemuan Bupati Sumbawa bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi di Jakarta, Kamis (1/10/2026). Salah satu pokok pembicaraan dalam pertemuan tersebut adalah rencana revitalisasi Istana Dalam Loka.

Istana Dalam Loka menjadi perhatian karena memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Kesultanan Sumbawa dan perjalanan kebudayaan Tana Samawa. Keberadaannya tidak hanya dipandang dari sisi bangunan, tetapi juga dari nilai sejarah dan budaya yang melekat di dalamnya.

Atas dasar itu, rencana revitalisasi perlu ditempatkan dalam kerangka pelestarian. Pemkab Sumbawa berupaya memastikan setiap tahapan yang disiapkan tetap memperhatikan nilai dan karakter warisan budaya yang ada.

Koordinasi dengan pemerintah pusat dilakukan untuk mendapatkan kesamaan pemahaman terkait langkah yang perlu dipersiapkan. Pembahasan sejak tahap awal diharapkan dapat menjadi dasar bagi penyusunan rencana revitalisasi yang lebih terarah dan sesuai dengan ketentuan pelestarian cagar budaya.

Di sisi lain, persiapan JKPI 2028 menjadi momentum bagi Kabupaten Sumbawa untuk mengangkat lebih banyak pusaka dan kekayaan budaya daerah. Istana Dalam Loka dapat menjadi salah satu bagian dari narasi sejarah Sumbawa yang diperkenalkan kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Pemkab Sumbawa juga melihat penyelenggaraan JKPI 2028 bukan semata sebagai agenda tuan rumah, tetapi sebagai kesempatan untuk memperkuat perhatian terhadap keberadaan pusaka daerah. Pelestarian diharapkan berjalan beriringan dengan pemanfaatan nilai edukatif dan kebudayaan bagi masyarakat.

Share:
Tags:

Berita Terkait