SUMBAWA,beritapembaharuan (24 Mei 2026) — Suasana penuh kehangatan, tawa, dan kebahagiaan menyelimuti Panti Asuhan Al-Mizan, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (23/5/2026). Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Senyum Anak Panti: Satu Kebaikan, Seribu Senyuman” sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak panti asuhan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Hukum UTS, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI, Ketua BEM Fakultas Hukum UTS Lalu Tirza, jajaran anggota BEM Fakultas Hukum UTS, serta pengasuh Panti Al-Mizan Burhanuddin, S.Ag. Sebanyak kurang lebih 30 anak panti yang berasal dari berbagai daerah seperti Lombok, Sumbawa, hingga Sumba turut meramaikan kegiatan dengan penuh antusias.
Acara diawali dengan sambutan hangat dari pengasuh Panti Al-Mizan, Burhanuddin, S.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan kepedulian mahasiswa Fakultas Hukum UTS terhadap anak-anak panti.
“Terima kasih atas kedatangan dan kepedulian adik-adik mahasiswa serta bapak dekan. Kehadiran kalian menjadi kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak di sini. Panti ini masih membutuhkan banyak perhatian dan sentuhan para dermawan demi keberlangsungan pendidikan dan kehidupan anak-anak,” ujarnya penuh haru.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 30 anak yang tinggal di Panti Al-Mizan dengan latar belakang yang berbeda-beda. Sebagian berasal dari keluarga kurang mampu, yatim piatu, maupun anak-anak yang membutuhkan pendampingan pendidikan dan kehidupan yang lebih layak. Selain memberikan pendidikan formal dan pembinaan keagamaan, pihak panti juga membekali anak-anak dengan berbagai keterampilan hidup agar mereka mampu mandiri di masa depan.
“Kami berusaha membina anak-anak tidak hanya dalam pendidikan agama dan sekolah formal, tetapi juga keterampilan praktis seperti beternak lele, beternak ayam, dan pelatihan komputer. Harapannya, mereka memiliki bekal keterampilan yang bisa membantu masa depan mereka nantinya,” tambah Burhanuddin.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UTS, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekadar agenda sosial biasa, melainkan bagian dari pendidikan karakter bagi mahasiswa Fakultas Hukum.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Fakultas Hukum terhadap masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan. Kami ingin menanamkan kepada mahasiswa bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik dan teori hukum semata, tetapi juga tentang kepedulian sosial, empati, dan kepekaan terhadap sesama manusia,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar mahasiswa mampu menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati nurani dan rasa kemanusiaan yang tinggi.
Ketua BEM Fakultas Hukum UTS, Lalu Tirza, juga menyampaikan bahwa kegiatan “Senyum Anak Panti” merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak panti.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama adik-adik di Panti Al-Mizan. Semoga kegiatan kecil ini bisa memberikan semangat, motivasi, dan senyuman untuk mereka. Karena satu kebaikan kecil bisa menghadirkan seribu senyuman,” tuturnya.
Berbagai kegiatan menarik dan edukatif pun dilaksanakan dalam acara tersebut. Anak-anak panti diajak makan dan menikmati jajanan bersama dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Selain itu, mereka juga mengikuti kegiatan menggambar, menulis cita-cita, hingga bernyanyi bersama mahasiswa BEM Fakultas Hukum UTS.
Keceriaan tampak jelas dari wajah anak-anak yang begitu antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Gelak tawa dan semangat kebersamaan mewarnai setiap sesi kegiatan. Beberapa anak bahkan dengan percaya diri membacakan cita-cita mereka di hadapan peserta kegiatan.
Tidak sedikit mahasiswa yang tampak terharu ketika mendengar impian besar anak-anak panti untuk menjadi guru, dokter, polisi, hingga penghafal Al-Qur’an. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa harapan dan masa depan tetap hidup di tengah segala keterbatasan.
Kegiatan sosial ini menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa tidak hanya di ruang kelas dan lingkungan kampus, tetapi juga mampu hadir di tengah masyarakat untuk membawa manfaat dan semangat kemanusiaan.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta kegiatan. Senyum bahagia dari anak-anak Panti Al-Mizan menjadi penutup manis dari kegiatan penuh makna tersebut.
Melalui kegiatan “Senyum Anak Panti: Satu Kebaikan, Seribu Senyuman”, BEM Fakultas Hukum UTS berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan mahasiswa maupun masyarakat luas. Sebab, sekecil apa pun kebaikan yang diberikan, akan selalu berarti besar bagi mereka yang membutuhkan.


