SUMBAWA,beritapembaharuan (23 Februari 2026)- Di tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan keberpihakan nyata pada kualitas hidup rakyat melalui penataan lingkungan dan ruang kota.
Dengan anggaran Rp11 miliar, pemerintah menuntaskan penataan lanjutan kawasan kumuh jempol, memastikan lingkungan hunian yang lebih layak, sehat, dan manusiawi. Tidak berhenti di situ, pemerintah juga mengunci masa depan kota melalui perencanaan penataan kawasan strategis Saliper Ate–Pantai Goa, Pulau Bungin, dan Kota Pusaka, serta penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di berbagai titik.
Langkah ini menegaskan satu arah bahwa Sumbawa dibangun bukan untuk segelintir orang, tetapi untuk semua.
Pelaksanaan fisik dijadwalkan 2026, sebagai bukti kesinambungan kebijakan, bukan proyek sesaat. Satu tahun bukan tentang banyak bicara. Ini tentang keputusan berani, kerja terukur, dan keberpihakan yang jelas. Sumbawa terus bergerak dengan data, dengan arah, dan dengan keberanian.


