SUMBAWA,beritapembaharuan (4 Juni 2026) — Dalam rangka memperkuat sinergi antarinstansi dan mengoptimalkan pengumpulan serta pendayagunaan zakat untuk kesejahteraan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral pada Kamis (4/6/2026) di Ruang Meeting BAZNAS Kabupaten Sumbawa.
Rapat yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Muhammad Sofyan, S.T., Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa Dian Shidharta, S.T., M.M., serta perwakilan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Rismawati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, yakni Dr. M. Ihsan Safitri selaku Wakil Ketua I, Lukman Hakim, M.Si selaku Wakil Ketua II, Indah Setia Ningsih selaku Wakil Ketua III, M. Lutfi Makki, M.Si selaku Wakil Ketua IV, serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menegaskan bahwa zakat memiliki potensi yang sangat besar dalam mendukung pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan apabila dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Potensi zakat di Kabupaten Sumbawa sangat besar. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan sinergi dari seluruh pihak agar pengumpulan zakat dapat terus meningkat, sekaligus memastikan pendayagunaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin membangun kolaborasi yang lebih erat dengan perangkat daerah untuk menyatukan langkah dalam mewujudkan kesejahteraan umat,” ujar Syukri Rahmat.
Ia menjelaskan bahwa berbagai program BAZNAS, mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi produktif, hingga program rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu, memerlukan dukungan lintas sektor agar dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Syukri Rahmat menyampaikan bahwa BAZNAS tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan konsumtif, tetapi juga terus mendorong program-program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik sehingga pada akhirnya dapat bertransformasi menjadi muzaki.
“Kami berharap koordinasi yang terjalin hari ini menjadi fondasi yang kuat untuk membangun kerja sama yang konkret. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam mempercepat pembangunan sosial dan mengurangi kesenjangan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS yang terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, program-program BAZNAS memiliki keterkaitan yang erat dengan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam penyediaan hunian yang layak dan infrastruktur dasar bagi masyarakat kurang mampu.
“Kami menyambut baik langkah BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dinas PUPR siap mendukung dan bersinergi dalam berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan sarana dasar bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Muhammad Sofyan.
Sementara itu, Kepala Dinas PRKP Kabupaten Sumbawa, Dian Shidharta, S.T., M.M., menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS merupakan bentuk sinergi yang sangat strategis dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, kebutuhan terhadap rumah layak huni masih menjadi salah satu tantangan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
“Kami melihat banyak peluang kerja sama yang dapat dilakukan bersama BAZNAS, terutama dalam mendukung program rumah layak huni dan peningkatan kualitas kawasan permukiman masyarakat berpenghasilan rendah. Kami siap berkolaborasi dan mendukung program-program kemaslahatan yang dilaksanakan BAZNAS Kabupaten Sumbawa,” jelas Dian Shidharta.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa, Rismawati, menegaskan pentingnya kerja sama yang berkesinambungan dalam bidang kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Ia menyampaikan bahwa BAZNAS selama ini telah menjadi mitra penting dalam membantu masyarakat yang terdampak berbagai kejadian bencana.
“Sinergi antara BPBD dan BAZNAS sangat penting untuk terus diperkuat. Kami mengapresiasi peran BAZNAS yang selalu hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Ke depan, kami siap memperkuat kolaborasi dalam aspek kesiapsiagaan, tanggap darurat, maupun pemulihan pascabencana demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi dan koordinasi, para peserta membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat diwujudkan dalam waktu dekat, termasuk penguatan penghimpunan zakat di lingkungan ASN, dukungan terhadap program rumah layak huni bagi mustahik, penanganan masyarakat terdampak bencana, serta penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin dan rentan.
Rapat berlangsung secara interaktif dan produktif, ditandai dengan berbagai masukan konstruktif dari para peserta. Seluruh pihak yang hadir menyatakan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dan memperkuat kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Sumbawa.
Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara lembaga pengelola zakat dan perangkat daerah sehingga potensi zakat dapat dihimpun secara optimal dan didayagunakan secara lebih efektif untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa.
“Kolaborasi adalah kunci. Ketika pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama, maka manfaat zakat akan semakin luas dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tutup Syukri Rahmat.


