SUMBAWA,beritapembaharuan (18 Juni 2026)- Dalam rangka memperkuat optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta memperluas sinergi program pemberdayaan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa melaksanakan rapat koordinasi bersama kepala sekolah dan kepala desa di Kecamatan Alas, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan dilaksanakan dalam dua agenda terpisah. Pertama, rapat koordinasi bersama seluruh kepala sekolah TK, SD, dan SMP se-Kecamatan Alas yang berlangsung di Aula SDN 7 Alas. Selanjutnya, rapat koordinasi bersama para kepala desa se-Kecamatan Alas dilaksanakan di Ruang Kerja Camat Alas.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Alas Dr. Usman, SE., M.M., Koordinator Wilayah Dikbud Kecamatan Alas Muhammad Kariadi, S.Pd., Koordinator Wilayah Dikbud Kecamatan Alas Barat Basri Husain, S.Pd.I., Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua II Lukman Hakim, SH., M.Si., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si., serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI.
Dalam sambutannya, Camat Alas menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dunia pendidikan dan pemerintah desa. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam memperkuat solidaritas sosial sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada peserta didik sejak dini, sementara pemerintah desa menjadi ujung tombak dalam menggerakkan partisipasi masyarakat untuk mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., menjelaskan bahwa BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah memiliki amanah untuk menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, keberhasilan program-program BAZNAS tidak dapat dipisahkan dari dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk satuan pendidikan dan pemerintah desa. Oleh karena itu, koordinasi yang dilakukan menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan persepsi serta memperkuat kerja sama kelembagaan guna meningkatkan penghimpunan dana umat yang nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam berbagai bentuk program yang bermanfaat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Lukman Hakim, SH., M.Si., menambahkan bahwa program-program BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyasar seluruh aspek kehidupan masyarakat. Melalui Program BAZNAS Sumbawa Sehat, masyarakat kurang mampu mendapatkan bantuan di bidang kesehatan. Melalui BAZNAS Sumbawa Peduli, berbagai bantuan sosial dan kemanusiaan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Program BAZNAS Sumbawa Taqwa hadir untuk mendukung kegiatan keagamaan dan pembangunan sarana ibadah. Sementara BAZNAS Sumbawa Makmur berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan BAZNAS Sumbawa Cerdas memberikan dukungan di bidang pendidikan.
Menurutnya, seluruh program tersebut merupakan bentuk nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang produktif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang luas.
Rapat koordinasi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, serta pandangan terkait penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan sekolah maupun desa. Diskusi yang berkembang menunjukkan adanya komitmen bersama untuk memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari pembangunan sosial dan pendidikan karakter.
Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI., dalam penyampaiannya menegaskan bahwa penguatan tata kelola zakat membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Ia juga menjelaskan pentingnya peran UPZ sebagai mitra strategis BAZNAS dalam menghimpun dan mengedukasi masyarakat mengenai manfaat zakat, infak, dan sedekah.
Salah satu poin penting yang menjadi kesepakatan dalam rapat koordinasi bersama kepala sekolah adalah mengaktifkan kembali program infak siswa pada masing-masing satuan pendidikan sebagai bagian dari pembinaan karakter peserta didik. Program tersebut diarahkan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kepedulian sosial, empati, dan semangat berbagi sejak usia dini.
Melalui program tersebut, siswa didorong untuk membiasakan diri berinfak secara sukarela sesuai kemampuan masing-masing, misalnya Rp1.000 setiap hari Jumat atau nominal lainnya yang disepakati oleh sekolah. Nilai yang terpenting bukan terletak pada besarnya nominal yang diberikan, melainkan pada proses pendidikan karakter yang dibangun melalui kebiasaan berbagi dan peduli terhadap sesama.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, masing-masing UPZ sekolah akan menghimpun dan menyetorkan dana infak yang terkumpul kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa secara berkala. Dana yang terhimpun nantinya akan disalurkan kembali melalui berbagai program BAZNAS, khususnya Program BAZNAS Sumbawa Cerdas yang menyasar siswa kurang mampu, bantuan bagi Guru Tidak Tetap (GTT), serta dukungan terhadap pembangunan dan pengembangan sarana ibadah di lingkungan sekolah.
Melalui rapat koordinasi ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara lembaga pendidikan, pemerintah desa, dan BAZNAS dalam mengembangkan gerakan zakat, infak, dan sedekah yang berkelanjutan. Selain meningkatkan penghimpunan dana sosial keagamaan, upaya tersebut juga diharapkan mampu membentuk generasi yang memiliki kepedulian sosial tinggi, berakhlak mulia, dan terbiasa berbagi kepada sesama.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sumbawa, M. Lutfi Makki, M.Si., sebagai ungkapan harapan agar seluruh ikhtiar yang dilakukan dapat membawa keberkahan serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa.


