SUMBAWA-Setelah menunggu cukup lama penyerahan dokumen lelang tender dari Dinas PUPR Sumbawa atas dua paket proyek pembangunan 2025 atas rehabilitasi rumah Dinas Kejari Sumbawa dan pembangunan Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumbawa, maka pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Sumbawa berencana pekan depan sudah mulai membuka proses lelang tender terbuka untuk kedua paket proyek tersebut, ungkap
Kabag ULP Setda Sumbawa Abdul Haviedz ST MEc Dev dalam keterangan Persnya Senin (07/07/2025).
Berkas dokumen tender atas kedua paket proyek tersebut terang Haviedz, baru kemarin diterima pelimpahannya dari Dinas PUPR Sumbawa setelah sebelumnya dilakukan probity audit oleh Inspektorat Kabupaten Sumbawa, untuk selanjutnya tim Pokja ULP saat ini hingga beberapa hari kedepan tengah menuntaskan review atas dokumen tendernya.
“Berkas Dokumen Tender kedua paket proyek rehabilitasi tujuh rumah dinas Kejari Sumbawa dengan pagu anggaran mencapai sekitar Rp 1,7 M lebih dan pembangunan SPKT Polres Sumbawa sekitar Rp 800 Juta itu saat ini sedang dalam proses revisi dokumen dan pekan depan diharapkan sudah bisa dilakukan penayangan tendernya, sehingga rekaman kontraktor penyedia jasa yang berminat sudah bisa mendaftar dan mengajukan dokumen penawarannya sesuai dengan aturan, ketentuan dan prosedur yang berlaku,” papar Haviedz.
Begitu pula untuk proyek pembangunan gedung Kantor Kelurahan Brangbiji Sumbawa kata Haviedz, baru saja berkas dokumen lelang tendernya diterima, termasuk perencanaan lanjutan penataan kawasan Saliper Ate – pantai Goa senilai Rp 375 Juta, sedangkan untuk penataan simpang Sernu – Samota dari Dinas LH Sumbawa menyusul, ujarnya.
“Yang jelas ada sisa sekitar lima paket proyek pembangunan 2025 ini yang harus segera dituntaskan proses lelang tendernya dalam bulan Juli 2025 ini,” tegas Haviedz


