SUMBAWA,beritapembaharuan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program BAZNAS Sumbawa Peduli. Kali ini, bantuan disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat di Desa Gontar Baru, Kecamatan Alas Barat, melalui program unggulan 100 Mustahik per Desa.
Penyaluran bantuan berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Gontar Baru. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si., serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI. Turut hadir Kepala Desa Gontar Baru Sudirman, S.Pd., Camat Alas Barat Zainuddin, S.Sos., M.M.Inov., jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta para mustahik penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Gontar Baru, Sudirman, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di Desa Gontar Baru. Menurutnya, kehadiran BAZNAS melalui program tersebut bukan hanya memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi motivasi bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus menghidupkan semangat zakat, infak, dan sedekah.
“Bantuan ini tentu sangat berarti bagi masyarakat kami. Kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada warga Desa Gontar Baru,” ujar Sudirman.
Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara pemerintah desa dan BAZNAS, menurutnya, sangat penting dalam membangun kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menegaskan bahwa program 100 Mustahik per Desa merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk memastikan manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan BAZNAS Sumbawa Peduli tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan masyarakat penerima manfaat, tetapi juga melihat keaktifan desa dalam berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi sekaligus upaya mendorong semakin kuatnya ekosistem zakat di tingkat desa.
“Desa yang aktif berzakat, berinfak dan bersedekah melalui BAZNAS tentu menjadi bagian penting dalam gerakan ini. Karena prinsipnya, dana zakat yang dihimpun dari masyarakat akan kita kelola dan salurkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan masyarakat yang berhak menerimanya,” jelas Syukri.
Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban ibadah individual, tetapi juga memiliki kekuatan sosial dan ekonomi yang besar apabila dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan tepat sasaran. Karena itu, BAZNAS terus mendorong agar budaya zakat, infak, dan sedekah tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Semakin aktif masyarakat dan pemerintah desa menunaikan serta menyalurkan ZIS melalui BAZNAS, semakin besar pula potensi manfaat yang dapat dikembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Syukri juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui lembaga resmi.
“Zakat yang dihimpun dari masyarakat pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat dalam berbagai bentuk program. Karena itu, mari kita bersama-sama membangun gerakan zakat agar semakin kuat dan manfaatnya semakin luas,” katanya.
Camat Alas Barat, Zainuddin, S.Sos., M.M.Inov., dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi atas program yang dilaksanakan BAZNAS Kabupaten Sumbawa tersebut. Ia menilai program 100 Mustahik per Desa merupakan bentuk nyata kehadiran lembaga zakat dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat yang masuk dalam kategori penerima manfaat.
Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dengan pemerintah desa perlu terus diperkuat. Pemerintah desa memiliki kedekatan dan pemahaman terhadap kondisi masyarakat, sedangkan BAZNAS memiliki program dan mekanisme pengelolaan dana umat sehingga bantuan dapat disalurkan secara lebih terarah dan tepat sasaran.
“Kami menyambut baik program BAZNAS ini. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat penerima. Yang tidak kalah penting, mari kita terus membangun kesadaran masyarakat untuk berzakat, berinfak dan bersedekah,” ungkapnya.
Zainuddin juga berharap Desa Gontar Baru dapat terus menjadi bagian dari gerakan zakat yang dibangun BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Dengan semakin kuatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan ZIS, diharapkan semakin banyak pula masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
Bagi penerima manfaat, bantuan yang disalurkan BAZNAS tersebut menjadi kabar menggembirakan. Rogaiyah, salah seorang penerima bantuan, mengaku bersyukur mendapatkan perhatian dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang sudah membantu kami,” ungkap Rogaiyah.
Ungkapan senada disampaikan Fatimah, penerima manfaat lainnya. Ia mengaku bantuan yang diterimanya dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga BAZNAS semakin maju dan terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutur Fatimah.
Program BAZNAS Sumbawa Peduli melalui 100 Mustahik per Desa di Gontar Baru menjadi salah satu bukti bahwa zakat dapat menjadi instrumen penting dalam membangun kepedulian sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Lebih dari sekadar bantuan, gerakan zakat diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat.
Melalui kolaborasi BAZNAS, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa, gerakan zakat diharapkan semakin berkembang. Bukan hanya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Penyaluran bantuan di Desa Gontar Baru sekaligus menjadi pengingat bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat memiliki nilai kebermanfaatan yang jauh lebih luas ketika dikelola secara amanah dan disalurkan kepada mereka yang berhak.
Dengan semangat “dari umat, untuk umat”, BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik di seluruh Kabupaten Sumbawa.
Rangkaian kegiatan penyaluran bantuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekhidmatan. Setelah seluruh rangkaian sambutan dan penyaluran bantuan selesai, acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Ustaz M. Lutfi Makki, M.Si.
Doa bersama menjadi penutup rangkaian kegiatan sekaligus ungkapan syukur atas terlaksananya program BAZNAS Sumbawa Peduli di Desa Gontar Baru. Dari Gontar Baru, semangat zakat terus digaungkan sebagai gerakan bersama untuk menghadirkan kepedulian, keberkahan, dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.


