SUMBAWA,beritapembaharuan— Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Salah satunya melalui program BAZNAS Sumbawa Sehat, yang kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang mengalami keterbatasan akibat kondisi kesehatan dan keterbatasan ekonomi.
Pada Kamis, 20 Agustus 2026, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan kepada Bapak Safriadi, warga Dusun Kakiang A, Desa Kakiang, Kecamatan Moyo Hilir. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang P2ASMU BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Zulfa Azizah, A.Md., bersama rombongan, bertempat di kediaman Bapak Safriadi.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS kepada Bapak Safriadi yang saat ini sudah tidak mampu menjalankan aktivitas pekerjaan seperti sebelumnya. Kondisi penyakit yang dideritanya membuat beliau mengalami keterbatasan untuk berjalan dan bekerja, sehingga berdampak pula terhadap kemampuan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Suasana haru begitu terasa saat bantuan diserahkan. Bapak Safriadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang telah hadir memberikan bantuan di tengah kondisi yang sedang dihadapinya.
Bagi Safriadi, kehadiran BAZNAS bukan hanya tentang bantuan yang diterima, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral bahwa masih ada pihak yang peduli terhadap kondisi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang P2ASMU BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Zulfa Azizah, A.Md., menyampaikan bahwa bantuan kepada Safriadi merupakan bagian dari pelaksanaan Program BAZNAS Sumbawa Sehat.
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan BAZNAS kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan dalam persoalan kesehatan dan berasal dari keluarga kurang mampu.
“Ini merupakan bagian dari Program BAZNAS Sumbawa Sehat. Hampir setiap hari BAZNAS melayani masyarakat yang mengajukan permohonan bantuan kesehatan, baik yang sedang menjalani rawat inap maupun rawat jalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan tetap memperhatikan ketentuan dan kriteria penerima manfaat. Salah satu persyaratan utamanya adalah penerima bantuan harus masuk dalam kategori fakir miskin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Selama masyarakat yang mengajukan bantuan masuk dalam kategori fakir miskin dan memenuhi persyaratan, Insyaallah akan kita layani sesuai dengan kemampuan dan ketentuan BAZNAS,” ujarnya.
Zulfa juga menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para muzaki dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Melalui Program BAZNAS Sumbawa Sehat, bantuan tidak hanya diarahkan kepada masyarakat yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, tetapi juga kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara rawat jalan maupun kondisi kesehatan lainnya sesuai dengan ketentuan program.
Penyerahan bantuan kepada Safriadi menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana zakat yang dihimpun BAZNAS dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban Safriadi dan keluarganya dalam menghadapi kondisi yang sedang dialami.
Di tengah keterbatasannya untuk bekerja dan beraktivitas seperti dahulu, perhatian yang diberikan BAZNAS menjadi penyemangat tersendiri bagi Safriadi. Rasa haru yang terpancar saat menerima bantuan menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial sekecil apa pun dapat memberikan arti besar bagi mereka yang sedang berada dalam kesulitan.
BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah, diharapkan semakin banyak warga kurang mampu yang dapat merasakan manfaatnya.
Kisah Safriadi di Kakiang menjadi salah satu bukti bahwa zakat tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga memiliki kekuatan untuk menghadirkan kepedulian, membantu meringankan beban, serta menumbuhkan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.


