Bupati Jarot Buka Sarasehan Kolaborasi MPR RI Dan Baznas Sumbawa

SUMBAWA,beritapembaharuan – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka kegiatan Sarasehan MPR RI yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di La Grande Hotel Sumbawa.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat dari beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa, pimpinan instansi terkait, organisasi keagamaan, serta Wakil Ketua Badan Anggaran MPR RI, H. Johan Rosihan, S.T. Sarasehan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara negara dan daerah dalam optimalisasi zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pembangunan sosial.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara MPR RI dan Baznas Kabupaten Sumbawa. Ia menilai tema sarasehan sangat relevan karena menyinergikan program nasional dengan pengelolaan zakat daerah secara profesional dan berkelanjutan.

Bupati mengungkapkan bahwa proses seleksi sumber daya manusia yang terlibat dalam program Baznas dilakukan secara ketat. Dari banyaknya calon yang potensial, terpilih lima orang terbaik hasil seleksi tingkat kabupaten dan provinsi, seluruhnya berpendidikan minimal magister (S2), bahkan ada yang bergelar doktor.

Selain itu, Bupati Sumbawa juga menyampaikan capaian positif Baznas Kabupaten Sumbawa dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah yang mengalami peningkatan signifikan hingga 200 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari capaian hampir Rp3 miliar pada tahun sebelumnya, Baznas Kabupaten Sumbawa menargetkan penghimpunan hingga Rp10 miliar pada tahun berjalan.

Menurut Bupati, keberanian menetapkan target tinggi harus diiringi dengan kerja keras dan komitmen yang kuat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak semata diukur dari tercapai atau tidaknya target, tetapi juga dari upaya dan dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat.

Bupati Sumbawa menekankan bahwa Baznas memiliki peran strategis dalam menghadirkan negara di tengah masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial. Program Baznas diharapkan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi produktif bagi masyarakat kurang mampu.

Ia juga mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat kecamatan dan desa agar pengumpulan dan pendistribusian zakat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Usai secara resmi dibuka oleh Bupati Sumbawa, kegiatan dilanjutkan dengan Talkshow bertema “Zakat dan Kedaulatan Sosial: Implementasi Pasal 34 UUD 1945 dalam Penanggulangan Kemiskinan”. Talkshow ini menghadirkan Dr. Deddy Heriwibowo, S.Si., dan Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si., sebagai narasumber.

Dalam sesi talkshow tersebut, para narasumber membahas peran strategis zakat sebagai instrumen kedaulatan sosial yang selaras dengan amanat konstitusi, khususnya Pasal 34 UUD 1945, dalam upaya menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan Sarasehan MPR RI ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara MPR RI, Pemerintah Daerah, dan Baznas Kabupaten Sumbawa dalam merumuskan langkah-langkah konkret pengelolaan zakat yang lebih optimal, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Berita Lainnya :