Lombok Tengah,beritapembaharuan ( 14 Juni 2026) – Menjelang penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., mengunjungi kediaman para peserta kafilah Kabupaten Sumbawa di Kabupaten Lombok Tengah, Senin (14/6/2026).
Kedatangan Bupati Sumbawa beserta rombongan disambut langsung oleh Jayakusuma, S.Sos., selaku pendamping kafilah Kabupaten Sumbawa, bersama para pembina, pelatih, official, dan peserta kafilah yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian perlombaan MTQ.
Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Bupati Sumbawa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dedikasi seluruh anggota kafilah yang telah mengemban amanah masyarakat Kabupaten Sumbawa pada ajang MTQ tingkat Provinsi NTB tersebut.
“Alhamdulillah, wa syukurillah, kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala rahmat, hidayah, dan karunia-Nya. Malam ini merupakan malam terakhir perlombaan dan besok Insya Allah kita tinggal menunggu pengumuman hasil. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah tabah dan kuat menjalankan amanah ini,” ujar Bupati Sumbawa.
Bupati menegaskan bahwa sejak awal dirinya tidak pernah membebani para peserta dengan target meraih juara ataupun piala. Menurutnya, yang terpenting adalah berjuang dengan sungguh-sungguh, penuh keikhlasan, serta menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT.
“Saya hanya meminta anak-anakku semua untuk berjuang dengan sungguh-sungguh dan ikhlas. Hasil akhirnya kita serahkan kepada Allah SWT. Alhamdulillah, saat ini sudah ada sembilan peserta yang berhasil masuk final. Selebihnya kita serahkan kepada kehendak Allah, karena tugas kita adalah berikhtiar dan berjuang sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati sumbawa juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap menjaga semangat, kesehatan, dan kekompakan. Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari raihan juara, tetapi juga dari kemampuan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Selain mengapresiasi para peserta, Bupati turut menyampaikan terima kasih kepada para pembina, pelatih, pendamping, dan official yang telah bekerja keras mendampingi kafilah selama pelaksanaan MTQ. Menurutnya, kebersamaan dan kekompakan yang terbangun selama kegiatan menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi Kabupaten Sumbawa pada ajang MTQ di masa mendatang.
Bupati juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga ibadah berjamaah dan memperbanyak doa bersama selama mengikuti kegiatan MTQ. Ia meyakini bahwa keberkahan dan kekuatan spiritual merupakan bagian penting dari setiap ikhtiar yang dilakukan.
“Pesan saya sejak pelepasan adalah agar kita membiasakan salat berjamaah dan berdoa bersama. Alhamdulillah hal itu telah diupayakan dengan baik selama kegiatan ini. Semoga menjadi bekal dan kekuatan bagi kita semua untuk meraih hasil terbaik,” katanya.
Menutup arahannya, Bupati Sumbawa menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh anggota kafilah atas segala kekurangan selama proses pembinaan dan pendampingan. Kehadirannya bersama istri, menurut Bupati, merupakan bentuk dukungan moral dan motivasi kepada seluruh keluarga besar Kafilah Kabupaten Sumbawa.
“Kami datang bersama istri untuk memberikan semangat, motivasi, dan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah mampu menyelesaikan tugas hingga hari terakhir perlombaan. Apa pun hasil yang diperoleh nanti, itulah hasil terbaik dari perjuangan yang telah dilakukan. Semoga kebersamaan dan kekompakan ini menjadi bekal untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang,” tutupnya.
Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Seluruh peserta tampak antusias menyambut kehadiran Bupati Sumbawa beserta istri yang secara langsung memberikan perhatian dan dukungan menjelang penutupan MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.


