Berita Pembaharuan

Live News

28.3°C
  • Sumbawa
April 16, 2026
Follow Us:

BeritaPembaharuan.com

Kontak:

space-iklan-top

BeritaPembaharuan.com

Kontak:

Berita PembaharuanNewsNewsMuslimat NU NTB Gelar Konfercab, Pilih Pengurus Baru dan Sukses Turunkan Angka Zero Dose

Muslimat NU NTB Gelar Konfercab, Pilih Pengurus Baru dan Sukses Turunkan Angka Zero Dose

Sumbawa, 19 Oktober 2025 — Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus melanjutkan rangkaian Konferensi Cabang (Konfercab) di berbagai kabupaten dan kota. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memilih pengurus cabang (PC) Muslimat NU masa khidmat 2025–2030, sekaligus memperkuat peran organisasi hingga ke tingkat ranting.

Ketua PW Muslimat NU NTB, Dra. Hj. Dewi Yani Mahyudi, M.M, menyampaikan bahwa Konfercab telah dilaksanakan di Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram. Setelah menyelesaikan agenda di Pulau Lombok, kegiatan dilanjutkan ke Pulau Sumbawa, dimulai dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Sumbawa, serta akan berlanjut ke Dompu dan Bima.

“Rangkaian Konfercab ini bertujuan membentuk dan memperkuat struktur organisasi Muslimat NU hingga ke tingkat anak cabang (PAC) dan ranting di desa-desa. Jika seluruh struktur ini sudah lengkap, maka syiar Islam dan kegiatan keagamaan akan tumbuh subur di seluruh NTB,” ujar Hj. Dewi Yani.

Pengurus cabang terpilih akan dilantik secara serentak di Kota Mataram pada akhir Oktober mendatang oleh Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU. Pelantikan ini akan menandai dimulainya masa khidmat baru organisasi untuk periode 2025–2030, dengan semangat memperkuat dakwah dan bermitra dengan pemerintah daerah atau dinas terkait seperti dinas kesehatan.

Selain urusan organisasi, Muslimat NU NTB juga menunjukkan kiprah nyata melalui program Zero Dose — kerja sama antara PP Muslimat NU dan Kementerian Kesehatan RI. Program ini difokuskan untuk menurunkan angka anak yang belum pernah atau tidak lengkap menerima imunisasi dasar.

NTB terpilih menjadi salah satu provinsi pelaksana program ini, dengan Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima sebagai dua daerah terpilih karena angka zero dose dan drop out imunisasi yang sebelumnya cukup tinggi — tercatat sekitar 4.693 anak belum mendapat imunisasi lengkap.

Melalui pembentukan tim relawan di 10 puskesmas dengan total 80 kader Muslimat yang bergerak, program ini berjalan intensif selama empat bulan terakhir. Hasilnya menggembirakan — tadinya capaian target pusat yang diberikan kepada kita di angka 78% namun kami justru mampu mencapai angka 95%, melebihi target nasional.

“Alhamdulillah, ini bukti nyata sinergi antara Muslimat NU, Kemenkes, dan pemerintah daerah. Relawan-relawan kami bergerak dari hati, door to door, memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi lengkap,” tambah Hj. Dewi Yani.

Ke depan, harapan Muslimat NU NTB semoga program ini terus berlanjut agar setiap anak di NTB dapat tumbuh sehat dan cerdas, sebagai generasi penerus bangsa yang kuat dan berakhlak.

Share:
Tags:

Berita Terkait