SUMBAWA, Beritapembaharuan — Kepala SPPG Labuhan Badas, Emi Nurmala, S.Pt, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar memberikan makanan kepada anak-anak, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kemanusiaan untuk menekan angka stunting dan membentuk generasi masa depan yang lebih sehat serta berkualitas.
Menurut Emi, stunting tidak hanya dilihat dari postur tubuh anak, namun juga berdampak pada tumbuh kembang, pola pikir, mental, hingga karakter generasi di masa depan. Karena itu, program ini dinilai menjadi tantangan besar yang membutuhkan proses panjang dan evaluasi berkelanjutan.
“Kami menyadari bahwa program ini harus terus dievaluasi agar berjalan lebih baik ke depannya. Kami juga terbuka menerima masukan dari masyarakat demi penyempurnaan pelayanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahap awal SPPG akan melayani sekitar 1.000 penerima manfaat dan secara bertahap meningkat hingga mencapai 2000an lebih penerima manfaat. Sasaran program meliputi peserta didik mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA.
Distribusi program dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan setiap pekan dengan harapan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Kecamatan Labuhan Badas.
Emi berharap kehadiran program MBG dapat berjalan sesuai harapan bersama dan menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.


